"Just because you can't see it, doesn't mean it isn't there" - Laut bukan tempat sampah!

2/26/15

Inside of Bogor Botanic Garden

It's weekend and you are confused where to spend it?
Bogor Botanic Garden can be the place to spend your holiday.. Fresh air and green views everywhere, can make your soul be more calm and healthier.. :)

Bogor Botanic Garden or (in Indonesian language: Kebun Raya Bogor) is one of seven famous botanic gardens in the world. It has 87 ha. and filled by more than 15.000 kinds of plants. Bogor Botanic Garden is the oldest botanic garden in Asia.

Bogor Botanic Garden also known as the house of Rafflesia Patma (Bunga Bangkai -  Rafflesia Arnoldi's family).

Rafflesia Patma (Bunga Bangkai). Only in specific periode this flower blooming. Photo by Google

What we can do in this botanic garden? A LOT!
You can play, sport (running, riding bycicle, skateboard, yoga, etc), hunting pictures, relaxation, studying, picnic, etc..

In this place, you can see many gardens. These gardens are designed by unique themes, such as Palm Garden (it means that this garden is full with many kind of palm trees), Bamboo Garden, etc.

It is also cheap if you spend your holiday here. The ticket only IDR 15K to enter Bogor Botanic Garden. And it is easy to visit this botanic garden by public transportation. Please read How to Visit Bogor Botanical Garden by Public Transportation in this article

Olrite.. let's take a walk and see inside of Bogor Botanic Garden.. ;)

1/29/15

Weekend Getaway - White Crater (Ciwidey)

Due to busy work & rainy season (that made me hibernate at my cozy room) & lazy (this is the true reason.. :p), finally I am blogging againn.. (^__^)

If you live in Jakarta, and want to spend your weekend, why don't you try to visit Ciwidey, Bandung?

Ciwidey or known as Kawah Putih (White Crater), is one of the best scenery that you can see in West Java.
(FYI, Ciwidey is the name of an area in south of Bandung City, West Java Province, Indonesia. It has some tourist attractions. One of those tourist attractions is Kawah Putih (White Crater). In common, when people said that they want to go to Ciwidey, others will assume that they will go to Kawah Putih (White Crater). For more info about White Crater, please check wikipedia).

But.. it is a big NO! if you want to go to Ciwidey during rainy season. Why? here is my story.. ;)

My journey to White Crater - Ciwidey, has planned since many many weeks ago, but accomplished on Saturday, December 12, 2014 (now you see.. how long that I took to write this article.. :p). This is my 2nd times to visit this place.

That day was a shiny day when three of us left Kampung Rambutan Bus Station. It was around 08.30 AM when the bus was entering the highway.
(Note: You can take a bus to Bandung from bus stations in Jakarta. There are some bus stations, such as Kampung Rambutan, Lebak Bulus, Pulo Gadung, and Rawamangun, that provide buses to Bandung.
Or you can take travel bus, such as Cipaganti, or train. It is all up to you).

Groufie at the bus.. ^^

11/26/14

Negara-negara yang bisa dikunjungi dengan Paspor Indonesia (tanpa Visa/Visa On Arrival)

Mo jalan-jalan ke luar negeri tapi ga mau repot-repot ngurus visa? Cari aja negara yang bebas visa atau Visa On Arrival bagi Warga Negara Indonesia.

Nah, berikut informasi negara-negara yang membebaskan visa atau memberlakukan Visa On Arrival (VOA) bagi warga Indonesia. Informasi ini aku peroleh dari millis backpackerdunia dan beberapa sumber lainnya. Mudah-mudahan bermanfaat ...;)


Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta

Negara-negara yang membebaskan Visa masuk/Visa On Arrival bagi pemegang Paspor Indonesia diantaranya adalah:


ASEAN

  • Brunei : 14 days - Free Visa.

  • Cambodia : 30 days - Free Visa

  • Malaysia : 30 days - Free Visa.

10/6/14

Cara Ke Kampung Naga Ala Backpacker

cerita sebelumnya Kampung Naga, Tradisi Di Antara Modernisasi

Dengan wajah sayu menahan kantuk, aku menjejakkan kaki di atas pelataran Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta. Waktu masih menunjukkan pkl. 06.10 pagi. Seorang petugas dengan seragam Dinas Perhubungan langsung mencegat langkahku dan memintaku untuk membayar tiket masuk terminal bus antar kota sebesar serebu rupiah *beuhh..*
(Btw, jangan lupa meminta bukti karcis tiket masuk ke dalam terminal antar kota yak, soalnya petugas kadang pura-pura lupa ngasih, uangnya masuk kantong pribadinya deh.. #Modus :p)

Fitri, teman seperjalananku tiba 15 menit kemudian. Hari itu kami hendak mengunjungi Kampung Naga , sebuah kampung yang berlokasi di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, yang masih bertahan dengan tradisi dan adat istiadat leluhurnya di tengah-tengah gempuran arus modernisasi.

Untuk menuju Kampung Naga kami menggunakan bus AC Karunia Bhakti tujuan Jakarta - Garut - Singaparna. Harga tiket bus yang harus dibayar Rp. 50 rebu/orang *beuhh..*
Biasanya bus jurusan tersebut berangkat tiap satu jam sekali. Jadi ga heran kalo kami harus menunggu kurang lebih 1 jam sampai akhirnya bus bergerak keluar dari Terminal Bus Kampung Rambutan.. (-_-!)

Selfie di dalam bus.. ^^

Sekitar pk. 07.30 pagi, bus mulai melintasi jalan raya, masuk gerbang tol dan wuzzz.. melesat meninggalkan Jakarta. Pemandangan khas pedesaan mulai menghias jendela saat bus menggelinding memasuki area luar Jakarta. Hamparan sawah, ladang sayuran, deretan bukit biru yang menjulang tinggi, jurang, hutan-hutan kecil, dan sungai-sungai dengan bebatuan cadasnya, jadi panorama yang membuai mata.