"Just because you can't see it, doesn't mean it isn't there" - Laut bukan tempat sampah!

6/24/11

Ngintip Dalemnya Taman Makam Pahlawan Kalibata Yuks...

Mau jalan-jalan gratis tapi bermanfaat???... sepertinya Taman Makam Pahlawan Kalibata bisa jadi alternatif pilihan Anda dalam mengisi liburan...;)

Taman Makam Pahlawan Kalibata (selanjutnya aku singkat TMP Kalibata-red) terletak di Jakarta Selatan. Akses untuk menuju tempat ini mudah sekali. Anda bisa menggunakan Mikrolet M.16 jurusan Ps. Minggu - Kp. Melayu, Kopaja T.57 jurusan Blok M-Kp.Rambutan, atau Metromini S.64 jurusan Ps.Minggu-Cililitan. Ketiga moda transportasi ini lewat persis di depan pintu gerbang TMP Kalibata.
(Kok tau sih fa??... yaealahhh... rumah eke pan di Kalibata cinnn... ^_^ )

 Taman Makam Pahlawan Kalibata.



Menurut wikipedia, TMP Kalibata adalah sebuah pekuburan yang dikhususkan bagi mereka yang telah berjasa kepada negara kesatuan Republik Indonesia, termasuk para pahlawan nasional, anggota militer, dan pejabat tinggi negara.

Untuk masuk ke dalam TMP Kalibata ini, ada persyaratannya lho... cekidottt... ^_^

tata tertib ziarah ke TMP Kalibata...

Btw, jalan-jalanku ke TMP Kalibata ini pun sebenarnya diawali secara tidak sengaja. Pagi itu  (8/5), aku mengantar Irma mencari sleepingbag di sebuah toko adventure yang tak jauh dari TMP Kalibata. Entah mengapa, setelah belanja kami tergiur untuk masuk ke dalam kompleks makam. Aku, yang rumahnya tidak jauh dari makam memang belom pernah masuk ke dalam kompleks makam ini... hihihikkk...pisss ^.^

So, jadilah kami berdua jalan-jalan di kompleks makam pagi itu. Untuk masuk ke dalam makam, harus melalui pintu samping. Di situ ada pos penjaga dan kami harus mengisi buku tamu. Usai mengisi buku tamu dan menyerahkan KTP, kami berdua masuk ke dalam makam. O ya, sebelum masuk kami diwanti-wanti untuk tidak mengambil gambar di tempat ini, apes dahhh.... :p

pintu samping makam (dindingnya penuh dengan tulisan 
nama-nama pahlawan yang dimakamkan di TMP Kalibata).

Tapi memang dasar bandel... (peraturan dibuat untuk dilanggar hihihi... ) aku nekat mengambil gambar dengan menggunakan kamera HP. Baru saja ingin beraksi, tiba-tiba salah seorang penjaga tadi datang menghampiri kami dan mengajak kami ngobrol. "Haduhh... bakalan gak bisa ngambil foto nih," batinku cemas... :p

Iseng aku bertanya pada penjaga tersebut, "Maaf pak, emangnya kalo masuk ke kompleks makam harus didampingi penjaga ya?"
"Nggak ko mbak, tadi kebetulan saya liat rumah mbak ternyata di deket-deket sini, trus nama mbak ada siahaan-nya. Orang batak ya, kampungnya dimana?  pak penjaga balik bertanya.
Jiiiaaaa.... ternyata sama-sama orang batak toh... huehehe... ^_^

Alhasil, momen itupun aku pergunakan untuk meminta ijin agar diperbolehkan mengambil foto dengan kamera HP dan usahaku berhasil. Hanya saja, kami tidak boleh berfoto dekat tugu... Tak apalah, yang penting bisa narsis hihihi... ^.^

aku berpose di sebelah makam Ibu Ainun, istri mantan Presiden RI BJ. Habibie.

suasana di dalam kompleks makam...

Lagi asik-asiknya narsis, aku melihat beberapa orang sedang berfoto-foto di dekat tugu. "Kok mereka boleh foto disana sih?" tanyaku ngelunjak (hadughh kok ngelunjak sih fa?... udah dikasih ijin ngambil foto, boleh masuk walaupun cuma pake sendal jepit, ehh... mo minta lebih....:p )
(FYI: untuk masuk ke TMP Kalibata jangan pake sendal jepit yakkk... ini aku pengecualian ajahhh atas kebaikan hati pak penjaga ^_^)

"Oo... mereka itu keluarga mbak. Kalo keluarga dari orang-orang yang dimakamkan di sini, diperbolehkan mendekati dan mengambil foto di tugu," jelas pak penjaga.
baiklahhhh kalobegetooo...no problemo... ^.^

Tugu TMP Kalibata.

jangan pake sendal jepidth yoo... ini contoh yg salah :p

Beruntung kami didampingi pak penjaga karena kompleks makam sangat luas. Ia menunjukkan pada kami makam-makam pahlawan yang terkenal, sehingga kami tidak perlu bersusah payah mencari... ^_^

makam Jend. A. Yani

kika: makam Pahlawan Kapal Toedjoeh & 
makam 6 orang jenderal yang terkenal ituhh... ^.^

Menurut Wikipedia, di kompleks makam ini ada lebih dari 7.000 orang korban militer dan veteran dari Perang Kemerdekaan Indonesia yang dikubur. Tak terkecuali veteran tentara kekaisaran Jepang yang tinggal di Indonesia setelah Perang Dunia II, atas kehendak bebas mereka sendiri dan berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, juga dikuburkan di sini.

TMP Kalibata selain banyak diziarahi anggota keluarga para pahlawan dan masyarakat Indonesia, ternyata juga banyak diziarahi oleh masyarakat Jepang lho...

Dalam Perang Kemerdekaan Indonesia, sukarelawan Jepang yang tinggal untuk berjuang melawan tentara Blok Sekutu dan Tentara Kerajaan Belanda berjumlah hingga 3.000 orang. Seribu orang di antaranya meninggal, 1000 orang kembali Jepang setelah kemerdekaan, dan 1.000 orang lainnya dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia.

Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi  juga pernah berziarah di TMP Kalibata tanggal 13 Januari 2002 untuk memberikan penghormatan pada para Tentara Kekaisaran Jepang yang dikuburkan di TMP Kalibata. Disusul Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang berkunjung tanggal 21 Agustus 2007 dan Pangeran Jepang Akishino dan Putri Akishino juga berkunjung tanggal 19 Januari 2008 untuk memberikan penghormatan pada veteran Tentara Kekaisaran Jepang yang dikuburkan di TMP Kalibata.

sisi lain makam... (tembok bertuliskan nama-nama pahlawan 
yang dimakamkan di TMP Kalibata & sejarah singkat mereka)

Eh iya... pak penjaga tadi juga bilang bahwa orang-orang yang dikubur di tempat ini bukan orang sembarangan lho... Mereka harus memenuhi persyaratan. Adapun persyaratannya adalah sebagai berikut:

A. Anggota TNI/Purnawirawan.
1. Mereka yang udah diangkat jadi pahlawan.
2. Memiliki salah satu tanda jasa kenegaraan berupa:
  • Bintang Republik Indonesia.
  • Bintang Mahaputra.
  • Bintang Sakti.
  • Bintang Dharma.
  • Bintang Gerilya.
  • Bintang Kartika Eka Paksi Utama I atau Pratama II.
  • Bintang jalasena Utama atau Pratama.
  • Bintang Bhayangkara Utama atau Pratama.
3. Mereka yang memiliki Bintang Kartika Eka Paksi/Bintang Jalasena/Bintang Swabhuwana Paksa/Bintang Bhayangkara Naraya atas dasar pengabdian selama 24 tahun secara terus menerus.

dinding pahlawan...^_^

B. Untuk warga sipil, persyaratannya adalah:
1. Telah diangkat sebagai Pahlawan dengan Surat Keputusan Presiden.
2. Memiliki satu atau lebih tanda kehormatan berupa:
  • Bintang Republik Indonesia.
  • Bintang Mahaputra.
  • Bintang Gerilya.
  • Bintang lainnya yang menurut Undang-Undang dapat dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.

 narsis doeloe sebelom pulang... teuteup ^.^

Tidak butuh waktu lama buat kami untuk keliling kompleks makam... Puas bertanya-tanya, mengambil foto, dan mengucapkan terima kasih, kami pun pergi meninggalkan makam... ^_^
Sekarang...  kalo ada yang nanya, "Udah pernah masuk ke dalam TMP Kalibata blom?"
"Udahhh..." jawabku lantang... ^_^

Salam,
Ifa Abdoel

10 comments:

  1. hahaha......gw juga yang udah lama disitu bolak-balik ampe bosen belom pernah masuk makam....dari pict-nya seru juga yua.....

    goooooooddddddddddd idea............^^,kasi jempuollll buat jeng ifa....kakakakk

    ReplyDelete
  2. beuuuhhh... makasihhh kakak... ^__^

    ReplyDelete
  3. Terima kasih review nya, jadi kepengen nyoba juga :D

    ReplyDelete
  4. Wah lumayan nih bisa dicoba,,, ngaak jauh bngt juga
    tapi orang kaya ane boleh masuk nggak yaa ahihihihi

    ReplyDelete
  5. Makasih info nya ya De'Ifa...putriku pengen bgt lihat makam pahlawan revolusi di TMP Kalibata.

    ReplyDelete
  6. tmp kalibata buka setiap hari ?

    ReplyDelete