Artikel Pesona dan Derita Taman Buah Mangunan ini adalah bagian ke dua dari seri Tour De Kebun Buah. Seperti yang sudah kukatakan di artikel sebelumnya, perjalanan dari satu kebun buah ke ke kebun buah lainnya ini kulakukan tanpa sengaja. Baru ngeh-nya pas udah kelar jalan-jalan.. ;))
Yasud.. mendingan lanjut lagi aja yaks ceritanya.. ^^
Di sepanjang jalan menuju Taman Buah Mangunan, penuh dengan hutan-hutan kecil dan kebun warga yang rimbun. Pepohonan yang berdiri di tepi jalan seolah berlomba memayungi pengguna jalan dengan menciptakan bayangan gelap di atas aspal jalan raya.. ^^
![]() |
| lebatnya hutan di kiri - kanan jalan |
Sesekali kami berpapasan dengan pengendara motor atau mobil, tapi tak banyak.. emm.. lebih tepatnya, jalan menuju Taman Buah Mangunan sepi dari pengguna jalan. Jadi kebayang, kalo malem-malem lewat sini serem amat yaks.. (-_-!)
FYI: Karena begitu rimbunnya pepohonan di sepanjang jalan menuju Taman Buah Mangunan, aku tidak menyarankan untuk kamu (terutama buat cewek-cewek) datang ke tempat ini seorang diri atau naik motor seorang diri pada sore/malam hari. Pasalnya, di sepanjang jalan tidak terdapat lampu/penerangan di jalan. Di tambah lagi, jarak hunian yang satu dengan yang lainnya saling berjauhan.

