"Just because you can't see it, doesn't mean it isn't there" - Laut bukan tempat sampah!

7/30/12

Diving b4 Ramadhan (Genteng Kecil Island & Tongkeng Island)

Holaaa... temans...

Aku mo cerita lagi yahhh..
Kali ini tentang trip diving di Pulau Genteng Kecil dan Pulau Tongkeng. Jujur... sebenarnya trip diving kali ini cukup mengejutkan buat aku karena tanpa aku rencanakan sebelumnya. Kok begitu??

Aku masih ingat betul beberapa hari sebelum trip, aku menulis status pada fesbuk yang isinya begini, "Sebelom ramadhan enak kali ye klo mantai doeloe...^o^"
Tapi saat itu aku bingung mo mantai kemana? Jadilah status tersebut berakhir seperti status lainnya, cuman numpang eksis... :p

Selang beberapa hari kemudian, aku mendapat pesan singkat di hp yang bunyinya kurang lebih ajakan diving di Pulau Seribu bersama teman-teman dari CDC, gretong pulakkk...\( ^_^ )//( _'_ )\\( ^_^ )/

Hepi?? Ooo jelasss... hepiiii bangettt... hihihi...\(^_^)/
Sutralah... dari pada berpanjang lebar, mending dibaca aja cerita perjalanannya yahhh...
All I can say, another good spot for diving are here... in Genteng Kecil Island and Tongkeng Island...^_^  please enjoy...

Dermaga Pantai Mutiara

Di Minggu (15/7) pagi yang cerah, salah satu anggota CDC sudah stand by menjemputku di depan Kalibata City. Bersama-sama kami bergerak menuju Pantai Mutiara. Setelah menghabiskan sekitar hampir 45 menit di jalan, kami tiba di pintu masuk Pantai Mutiara. Di situ kami berhenti untuk sarapan pagi sambil menunggu yang lainnya.

segelas kopasus dan gorengan

Tak berapa lama satu persatu peserta muncul dari balik tikungan dan menyapa kami. Kelar sarapan, kami membeli perbekalan minum, kemudian lanjut menuju Dermaga Pantai Mutiara.

Pagi itu banyak sekali warga yang menjejali tepian Pantai Mutiara, entah itu untuk berolahraga atau sekedar duduk-duduk menikmati udara segar. Suasana di sekitar pantai terlihat hangat dan ramai...(^_^)  Mobil yang membawaku terus menggelinding menuju sebuah dermaga kecil. Di situ kapal yang akan mengangkut kami berlabuh.

Dermaga kecil + tempat parkir + gedung pencakar langit + kakus kaleng???...;))

View di sekitar Dermaga Mutiara..

Barang-barang dan peralatan diving segera diturunkan dan diangkut ke dalam kapal oleh para ABK. Kami ber-4 mengikuti, bergegas naik ke dalam kapal. Waktu sudah menunjukkan pkl 08 pagi. Sauh segera diangkat... kapal pun berlayar membelah air laut yang berwarna abu-abu tua... buih-buih meloncat-loncat tinggi saling bertabrakan mengikuti kapal yang melaju semakin lama makin cepat...

otw..


Di dalam kapal kami menghabiskan waktu dengan ngobrol ngalor ngidul sampai akhirnya angin yang bertiup kencang membuat mata kami berat... Satu persatu kami bergelimpangan di atas kapal... zzzz...

Sekitar dua jam kemudian, laju kapal terasa mengendur. Aku yang masih tergeletak langsung terjaga.  Hmmm... rupanya kapal memasuki dermaga Pulau Pramuka. Eitsss... ternyata kami salah pulau sodara sodaraaa... seharusnya kami merapat di Pulau Harapan, tempat perlengkapan diving dan dive guide kami bersarang, hihihi... ;)) Alhasil, kapal segera berbalik arah dan kembali dipacu menuju P. Harapan. Tak sampai setengah jam kemudian, kami tiba di pulau tersebut.

Mas Dayat, sang dive guide, sudah menanti dibibir dermaga. Ia telah siap dengan kapal kayu yang mengangkut tabung, BCD, dan alat SCUBA lainnya, plus bekal makan siang kami.

"Eh, ternyata dermaga di pulau seribu bentuknya sama semua ya," celetuk salah satu dari kami tiba-tiba.
Aku nyengir... (dalam hati) "Bener juga yah... bentuk atap dan bangunan antara dermaga yang satu dengan yang lainnya nggak jauh beda, malah cenderung serupa..."(^_^)
Yang ngebedain mungkin plat nama pulau yang di pajang di atap dermaga aja kali yeee... (tapi sepertinya ini khusus untuk pulau-pulau yang berpenduduk aja yah...(^_^)

Prepare alat2 diving di Dermaga P. Harapan.

Aku melangkah turun dari kapal, lalu meniti jalan dermaga. Cuaca hari itu sangat panasss... Beberapa orang dewasa terlihat sedang duduk-duduk di sebilah bangku, dan beberapa anak-anak pulau tampak asyik bermain.

Iseng aku berkata pada anak-anak tersebut. "Dek, kok nggak berenang?"
Mereka tak menjawab, hanya tersipu. Beberapa di antaranya malah terlihat mengawasiku. Mungkin dalam hati mereka bertanya-tanya, "Gerangan siapakah cewek ini? kok gue disuruh berenang?"... nebak-nebak.com :p

Melihat reaksi mereka yang adem ayem aja, aku pun pergi dari situ. Kuambil kamera poket dari dalam tas dan mulai jeprat-jepret mengabadikan suasana di sekitar dermaga.

Entah kapan mulainya... tiba-tiba saja saat mataku menoleh ke samping dermaga, anak-anak pulau itu sudah menanggalkan pakaian mereka alias telenji, dan menceburkan tubuh mereka yang hitam terbakar matahari ke dalam asinnya air laut... huehehe...  *sepertinya bujukan gue berhasil (/^_^)/* *akhirnya mereka mau berenanggg... (^_^)*

Tapiii... saat aku minta agar mereka melakukan aksi loncat indah, mereka tampak malu2, enggan melakukannya... Salah seorang dari mereka berkata, "Mbak, lemparin duit koin dong."
Ooww... harus pake koin toh?? saat kuraba kantong celana, ups... I don't have any coin...:p
Tapi aku punya permennn...(^_^) Jadilah aku mengabadikan aksi loncat indah mereka dengan imbalan permen, hihihi... aya aya wae...;))

Cerianya anak-anak Pulau Harapan..^_^

Pulau Genteng Kecil

Usai motret anak-anak pulau, aku kembali ke kapal dan perjalanan ke Pulau Genteng Kecil segera dimulai. Ke Pulau Genteng Kecil?? Yuppp... spot diving pertama kami hari itu adalah P. Genteng Kecil.

Aku sendiri nggak tau persis dimana letak Pulau Genteng Kecil ini. Tapi eh tapi... saat aku ngobrol dengan nakhoda kapal, katanya P. Genteng Kecil ini merupakan pulau pribadi.

Setelah berlayar kurang lebih setengah jam, kami tiba di P. Genteng Kecil. Jreeennggg... pulaunya cantik bangettt... (^_^) Pasir pantainya putihhh... bersih nggak ada sampah... yaealah namanya juga pulau pribadi...(^_^) Pohon-pohon yang besar, dengan daun-daunnya yang rimbun jadi canopy alami yang menaungi pulau mungil itu... adem bener deh cuyyy... (^_^)

Eh... walaupun pulau pribadi, di pulau ini terdapat cottage (penginapan) lho... Kebetulan saat itu ada beberapa orang cowok yang keliatannya lagi berlibur di sana. Tapi mahal cuyyy kalo mo nginep di pulau ini, kata Pak Kapten kisarannya per hari Rp. 2 juta (udah termasuk kapal untuk jalan-jalan, makan, dan penginapan)...:p

Olrite...lanjut lagi yaks...
Dermaga kecil yang menjorok ke arah laut menjadi tempat bersandarnya kapal yang mengangkut kami. Dengan semangat aku keluar dari kapal dan melangkah menuju pulau. Sambil menunggu kapal kayu yang mengangkut peralatan diving kami tiba, mendingan ambil foto dulu yuks...^.^

Laut biru, pasir pantai yang putih, serta hijaunya pepohonan di P. Genteng Kecil.. lovely ^.^

the boat

Setelah putu-putu, waktunya divinggg...^_^ 
Oya... sebelom diving kami briefing dulu sebentar dipimpin Mas Dayat, sang dive guide. Berhubung peserta diving hanya kami ber-4 plus satu orang dive guide, buddy pun ditiadakan... and I just realize now... without buddy, it will be disaster for me...@_@ 

Persiapan diving


Suka banget sama foto gue yang inihhh... ^_^

Begitu membenamkan diri ke dalam asinnya air laut, kami langsung disambit dengan arus yang lumayan kencang. Untungnya kami diving searah dengan arah arus. Dengan jarak pandang yang hanya 5 m, bawah laut perairan P. Genteng Kecil terlihat biru pekat dimataku... @_@

Serpihan clay dari dasar laut bercampur dengan arus berlarian serabutan. Sesekali dorongan arus membuatku limbung. Lagi lagi... aku tidak bisa mengendalikan diri, bouyancy-ku berantakan..:p
Tapiii... saat mataku tertumbuk pada hamparan house reef yang membentang indah dihadapanku, lupaaaa semua deh sama yang lain... hihihi ;))

Untuk ukuran underwater Kepulauan Seribu (yang notabene terkenal dengan sampah dan kerusakan karangnya yang parah), hamparan house reef di P. Genteng Kecil masih cukup terjaga dengan baik...^_^

Narsis dulu ahhh... ^_^

Berbagai ikan groupis pun berseliweran di tempat ini. Nudibranch,  bintang laut, dan ikan-ikan karang lainnya juga nggak mau kalah mejeng dihadapanku... eh, bukan ding, aku yang nyamperin mereka hihihi...^_^

Begitu asyiknya aku mengamati berbagai satwa laut, aku tidak sadar bahwa saat itu aku menyelam sendirian! omygod...@_@ Keadaan tersebut diperparah dengan pemandangan bawah laut yang biru pekattt... membuat mataku tidak awas...

Saat menoleh ke kiri kanan, atas bawah, tak kulihat satupun buddy yang menyelam bersamaku. Aku panikkk... mencari-cari dimana yang lainnya??? Ko ga adaaa???... hicks! @_@
Kuputuskan untuk berdiam diri sambil berpegangan karang. Hingga tiba-tiba aku merasakan ada sesuatu yang menyentuh tanganku. Saat kumenoleh... Mas Dayat berada tepat disebelahku... Thx GoD!...^.^
(Lesson # 1,  Jangan jauh-jauh dari buddy and jangan terlena sama pemandangan bawah laut, apalagi saat visibility-nya nggak bagus).

Soft coral & hard coral.. ^_^

Ini gaya gue... ^_^

Bergabung bersama yang lainnya membuat perasaanku tenang kembali. Tapi hal itu tidak berlangsung lama... Tenangnya perasaanku justru membuatku kembali lengah, belum lagi masalah bouyancy-ku yang berantakan, membuatku harus ekstra keras menjaga keseimbangan di bawah air. Hasilnya? aku kembali terpisah dari rombongan... hicks! @_@

Tapi kali ini aku tidak panik, aku memutuskan untuk naik pelan-pelan sambil berbalik arah. Keputusanku ternyata tepat. Aku bertemu kembali dengan rombongan tur bawah air, hihihi...;))


Saat udara tabung hampir mendekati garis merah. Kami naik ke permukaan. Usai sudah penyelaman di dermaga P. Genteng Kecil.

Log book 1 (dermaga P. Genteng Kecil) :
time in: 11.35 AM | time out: 12.22 AM
dive time: 47'
air in: 200 bar | air out: 50 bar
visibility: 5-6 m | depth: 18-20 m

Kelar diving, kami merapat di P. Genteng Kecil untuk makan siang. Tapi sebelom makan, putu-putu dulu yakss...^_^


After diving... ^_^


Narsis @ P. Benteng Kecil..^.^

Pulau Tongkeng 

Setelah makan siang dan istrirahat sejenak, kami pergi meninggalkan P. Genteng Kecil menuju spot diving yang kedua. Pulau Tongkeng menjadi pilihan. Aku sendiri belom pernah diving di pulau tersebut.

Masih menurut penjelasan Pak Kapten, P. Tongkeng ini juga merupakan pulau pribadi. Sama seperti P. Genteng Kecil, pulau ini juga dilengkapi dengan resort dan merupakan kawasan wisata.

pulau tongkeng, kapal pencari ikan teri, dan menara BTS

Setibanya di P. Tongkeng, kapal berhenti tak jauh dari dermaga. Kami memang tidak merapat di dermaga pulau tersebut. Tak perlu menunggu lama, kapal kayu yang mengangkut tabung dan peralatan lainnya pun tiba. Persiapan diving segera dilakukan.

Berhubung arus di tempat ini sangat kencang (lebih kencang dari P. Genteng Kecil), alat selam terpaksa dipasang di atas kapal and we did back roll...:p
Satu persatu dari kami menceburkan diri ke dalam air laut yang bergelombang. Jujur... ada rasa was was di hatiku melihat arus laut yang kencang, I just pray and hope everything will be okey, aminn...

Tak jauh berbeda dengan penyelaman sebelumnya, underwater P. Tongkeng masih cukup terjaga dengan baik. Di sini aku juga bisa melihat hamparan house reef yang luas dengan berbagai ikan groupies yang berenang ke sana ke sini... cantik dehhh... ^_^

Ini taneman laut namanya apa ya???...

Me, hard coral, & Lilly laut... ^_^

Sama seperti penyelaman pertama, di tempat ini aku kembali harus berjuang menjaga bouyancy, haduuu... ko susyah bener yakss??? (-_-*) Tak hanya itu, di sini aku juga kembali menghilang dari peredaran... alias terpisah dari rombongan (aka.- tertinggal sendiriannn)... hhuuaaa... *tersedu-sedu* (T_T)

(Lesson # 2, Ternyata gue belom bisa tanggung jawab sendiri kalo ga pake buddy. Buddy-an rame2 malah bikin gue kepayahan... hicks! *nangis lagi* (T_T)
Tapi alhamdulillah-nya, walaupun sendirian aku masih bisa tetap tenang sodara sodaraaa... *empat jempol deh buat gue hihihi...* *eh maap muji diri sendiri :p*

Seperti yang kulakukan sebelumnya, aku mencari rombongan tur dan bertemu dengan mereka.. lalu menghilang lagi dan bertemu lagi... menghilang lagi dan bertemu lagi... sampai akhirnya isi tabung tinggal 60 bar, aku naik ke permukaan (setelah safety stop), ckckck... gokil juga nih gue :p*

Log book 2 (perairan P. Tongkeng) :
time in: 14.15 PM | time out: 15.00 PM
dive time: 45'
air in: 200 bar | air out: 55 bar
visibility: 8 - 10 m | depth: 8 - 12 m

Di atas, Mas Dayat langsung mengkritik cara diving-ku yang kabur-kaburan... *sampe pusing denger perkataannya* *udah donggg... gue kan masih newbie nih, drop deh jadinya... :'(
(Lesson #3, harus tabah, sabar, dan mau mendengar kritikan orang, jangan drop yah... *ngelus dada :p *)

Kelar diving kami langsung membersihkan badan di kapal. Cuma bilas aja sih, nggak beneran mandi. Biar rambut nggak kaku and jadi mirip Bob Marley aja hahaha... :))

Setelah semuanya selesai, kapal yang membawa kami langsung melesat cepat meninggalkan P. Tongkeng. Selama perjalanan pulang aku berusaha untuk memejamkan mata, tapi nggak bisa lantaran eneggg... untungnya ga muntah cuy...:p

Kurang lebih 2,5 jam kami meluncur di atas permukaan air laut sampai akhirnya tiba kembali dengan selamat di Dermaga Pantai Mutiara. Welcome home ifa.. ^_^

This trip is really amazing for me, specially when I get separated with the team...;) It makes me realize that I have to lower self and learn more and more and more... ^_^


Happy Holy Ramadhan all... ^.^


Salam,
Ifa Abdoel

2 comments:

  1. blogwalking.. ketemu ama blog yang keren ini
    Keren mba divingnya...
    pengen nyobain ke pulau2 yang ngga rame dan suasana underwaternya masih bagus
    yah mau nanya biaya perjalanannya tapi ini gretongan yaa.. ^___^

    ReplyDelete
  2. yup, diving di tempat ini emg keren.. ^_^
    Tp klo mo gampangnya ke pulau2 ini, km bs sewa kapal dr P. Pramuka, biayanya pinter2 km nego aja sm yg punya kapal hehe...
    btw, thx 4 reading n finding my blog anggi.. ^_^

    ReplyDelete