"Just because you can't see it, doesn't mean it isn't there" - Laut bukan tempat sampah!

6/9/15

Berburu Kerajinan Kulit di Manding

Berburu kerajinan kulit khas Kota Gudeg untuk dijadikan oleh-oleh atau cinderamata merupakan suatu keharusan bagi sebagian wisatawan. Apalagi Yogyakarta memiliki segudang lokasi yang menjual kerajinan kulit.

Cobalah melipir sejenak ke Desa Manding. Di situ ada Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding yang didapuk sebagai salah satu tempat untuk berburu oleh-oleh khas Yogyakarta, yang harganya tentu saja bersahabat dengan kantong kamu ;)

----
(flash back)

Cerita sebelumnya: Cari Wangsit di Gumuk Pasir Parangkusumo?

Waktu masih menunjukkan pkl. 12 siang saat bus tujuan Yogyakarta yang membawaku menggelinding keluar dari Terminal bus Parangtritis.

Setelah berjibaku dengan pasir dan berpeluh ria di Gumuk Pasir Parangkusumo, hari itu aku hendak melipir sejenak ke Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding, yang terletak di Desa Manding, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Mengapa aku ingin berkunjung ke Manding? sebab, bus tujuan Yogya yang aku tumpangi ini melewati Manding. So, kenapa ga sekalian mampir? sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui, halahh.. alesann.. bilang aja mo belanja belenji hahaha.. :p

Well well.. Yogyakarta memang memiliki segudang lokasi yang menjual kerajinan kulit. Biasanya, wisatawan berburu kerajinan kulit khas Kota Gudeg untuk dijadikan oleh-oleh atau cinderamata. Nah, salah satu tempat untuk berburu oleh-oleh khas Yogyakarta adalah Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding.

Olrite.. lanjut lagi yaks..
Berhubung aku tidak tahu harus turun dimana, aku pun berpesan pada supir bus agar menurunkanku di Manding, hihihi..

Gapura Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding

4/24/15

Look Up - Gery Turk

What he said is true. Nowadays people love their phone & sosial media more than go outside and talk to another, face to face ...






3/26/15

Cari Wangsit di Gumuk Pasir Parangkusumo?

Sebulan sebelumnya...
Mataku secara ketat mengawasi layar monitor komputer dihadapanku, mencari-cari tiket kereta api ekonomi tujuan Yogyakarta, and I got it ;)
Only IDR 100K untuk perjalanan PP: Jakarta - Yogya - Jakarta, very cheap rite? ^_^

and I call this journey is Bday Getaway.. ^_^
Yeup.. It was my bday when I did this trip, hehehe.. ^_^
and also solo backpacker again, after long time.. 
Yasud.. please enjoy my story.. ^_^

Me @ Gumuk Pasir ^^

Day 01 
Stasiun Senen & Kereta Ekonomi Progo
(07/03)

Waktu sudah menunjukkan pk. 21 malam saat aku melangkah keluar dari Halte TransJakarta Senen. Dari situ kulangkahkan kaki menuju Stasiun Senen yang berjarak sekitar 300 m. Beberapa kernet bus yang ngetem di pinggir jalan memanggil manggilku dan menawarkan jasa busnya, tapi aku terus berjalan.

Setelah kurang dari 10 menit jalan kaki, aku tiba di depan Stasiun Senen. Hm.. stasiun ini sudah mengalami banyak sekali perubahan. Tampilan gedungnya lebih bagus, modern, bersih, dan rapih. Jauh berbeda dengan tampilan Stasiun Senen yang dahulu.

3/6/15

Bogor Botanic Garden & Commuter Line

Previous story .. Inside of Bogor Botanic Garden

As I said before, I will show you how to visit Bogor Botanic Garden from Jakarta, by a very cheap public transportation. It is Commuter Line (train).

Commuter Line or CL is mass public transportation that connecting Jakarta with suburb areas such as Bogor, Depok, Bekasi, Serpong, and Tangerang.

To visit Bogor Botanic Garden, we have to use CL route Jakarta - Bogor or Jatinegara - Bogor.

The ticket price for CL is very cheap. For example, from Jakarta - Bogor only IDR 11K with refundable deposit IDR 5K. So the ticket from Jakarta - Bogor actually is only IDR 6K, very cheap rite? :)
For information about CL ticket you can find in this link and this

Commuter Line (CL). pic by google