cerita sebelumnya... Warna-Warni Zat Pewarna Alami
Transplantasi Coral
Setelah belajar melakukan pewarnaan alami pada kain, kegiatan selanjutnya adalah transplantasi coral (karang). Di luar bayanganku, transplantasi coral kali ini berbeda dengan yang pernah aku lakukan sebelumnya (intip tulisanku yang lalu... Bermain Dengan Hiu dan Menanam Terumbu Karang)
Dengan mengambil tempat tak jauh dari dermaga, kami menyimak penjelasan dari seorang petugas TNKS tentang metode transplantasi yang digunakan. Kali ini metode yang digunakan adalah metode substrat beton. Pada metode ini, beberapa bagian cabang karang indukan dipotong, kemudian bagian bawah potongan tadi ditempel dengan semen (agar dapat berdiri tegak). Setelah itu disusun dalam sebuah beton, kemudian ditanam/diletakkan di dasar laut. O ya, karang yang ditransplantasi ini berjenis acropora.
Transplantasi Coral
Setelah belajar melakukan pewarnaan alami pada kain, kegiatan selanjutnya adalah transplantasi coral (karang). Di luar bayanganku, transplantasi coral kali ini berbeda dengan yang pernah aku lakukan sebelumnya (intip tulisanku yang lalu... Bermain Dengan Hiu dan Menanam Terumbu Karang)
![]() |
| Petugas TNKS menerangkan proses transplantasi coral. |
Dengan mengambil tempat tak jauh dari dermaga, kami menyimak penjelasan dari seorang petugas TNKS tentang metode transplantasi yang digunakan. Kali ini metode yang digunakan adalah metode substrat beton. Pada metode ini, beberapa bagian cabang karang indukan dipotong, kemudian bagian bawah potongan tadi ditempel dengan semen (agar dapat berdiri tegak). Setelah itu disusun dalam sebuah beton, kemudian ditanam/diletakkan di dasar laut. O ya, karang yang ditransplantasi ini berjenis acropora.

