"Just because you can't see it, doesn't mean it isn't there" - Laut bukan tempat sampah!

6/11/12

Dive Discovery & Pengenalan Olahraga Diving

Artikel sebelumnya.. Tips Memilih Dive Operator / Dive Centre

Seperti yang aku jabarkan pada tulisan sebelumnya, tulisan berikut masih terkait dengan pengalamanku saat diving di Pulau Biawak.

Beberapa orang teman yang masih baru (bahkan ada yang belum belum mengenal olahraga diving) melakukan Dive Discovery di P. Biawak.  Apa yang mereka alami saat melakukan Dive Discovery boleh dibilang ‘horor’... (-_-*). Cerita lengkapnya nanti aja deh..

Yang jelas, di sini aku hanya ingin membagi informasi untuk kamu-kamu yang ingin melakukan Dive Discovery, agar memperhatikan rambu-rambu yang ada. Tujuannya hanya satu, agar kamu selamat dan enjoy menikmati indahnya pemandangan di bawah laut.. ;')

Eniwey... memangnya apa sih yang dimaksud dengan Dive Discovery?
Dari sebuah tulisan yang diposting oleh R. Adolf Izaak di milis Indobackpacker, aku menemukan definisi yang mungkin sesuai dengan pertanyaan di atas. 

Dive Discovery adalah kegiatan penyelaman yang dilakukan seseorang tanpa ia harus mengikuti tahapan pendidikan formal selam (keterangannya baca di bawah-red), dalam batas tertentu dan prosedur ketat serta didampingi Instruktur/buddy. Kegiatan penyelaman bisa dilakukan di kolam atau langsung di laut.

foto by : google

Tips Memilih Dive Operator / Dive Centre

Berawal dari rasa kecewa yang menyesak di dada atas peristiwa beberapa waktu lampau (tepatnya kala aku dan teman-teman berlibur dan melakukan kegiatan fun diving di Pulau Biawak, Indramayu, Jawa-Barat), tulisan yang terbagi dalam 3 seri ini tercipta... (whewww.. bahasanya gaya benerrr... :p)

Terselip rasa kecewa atas pelayanan yang belum profesional dari Dive Operator yang kami pakai. Kejanggalan demi kejanggalan kami temui dalam Dive Operator ini, mulai dari tidak adanya briefing (bagaimana equalisasi yang benar untuk yang akan melakukan dive discovery, pengenalan alat, dan situasi penyelaman), tidak adanya pencatatan waktu, tidak berlisence Instruktur/Dive Master, dan sebagainya...

Berbekal tekad ingin memperbaiki pengetahuan dan berbagi ilmu bagi para newbie maupun pemula (seperti aku) di duni per-diving-an, agar lebih waspada dan teliti dalam memilih Dive Operator. Seperti yang mereka katakan ‘Diving is a great and fun sport but it is not without it’s risks’.

Berikut hasil bincang-bincangku dengan beberapa orang Instruktur selam dari beberapa asosiasi seperti SSI, NAUI, SDI, CMAS, PADI. Dari mereka aku mendapat ilmu, apa yang harus diperhatikan dalam memilih Dive Operator sebelum melakukan kegiatan penyelaman..

Please read carefully, than think wisely... ;)

5/29/12

Tur Keliling Phuket

cerita sebelumnya: Singgah Di Koh Phi Phi

Third Day (24 Feb' 2012) City Tour

Sekitar pkl. 08.00 pagi aku sudah berada di lobby hostel, menunggu jemputan yang akan membawaku menjelajah Phuket dan sekitarnya. Seperti kemarin, setelah mengangkutku, mobil bergerak menjemput peserta One Day City Tour lainnya. Setelah mini van terisi penuh (ada 7 orang, semuanya bule kecuali gue :p), kami meninggalkan kota Patong.

Van melaju di jalanan berbukit dan berliku. Matahari pagi tampak genit menyembul dari balik bukit. Pagi itu sangat cerahhh.. ^_^
Lokasi wisata yang pertama kami singgahi adalah perkebunan karet.. :p

Buatku kebun karet bukanlah sesuatu yang baru, Indonesia punya banyakkkkkkkkk sekaliiiiiiiiii kebunnnnnnnn karetttttttttt... ^.^ Jadi, di sini aku lebih banyak mendengarkan saja penjelasan dari sang tour guide.. :p

kiri & kanan atas: olahan karet.
kanan bawah: tour guide medemokan cara membuat bumbu kare.

Setelah menjelaskan panjang lebar tentang kebun karet berikut proses pembuatan karet, sang tour guide mendemokan bagaimana cara membuat bumbu kare ala Thailand. Bahan-bahannya: jahe, garem, lengkuas, bawang merah, bawang putih dll.. sama dengan bumbu masakan Indonesia.. :p
Usai peragaan, kami diminta mampir ke sebuah toko untuk melihat-lihat cinderamata khas Thailand.

5/14/12

Singgah Di Koh Phi Phi

cerita sebelumnya... Luntang Lantung @ Patong

Sekitar pkl. 07 pagi aku sudah siap menunggu jemputan di lobby hostel. Pagi ini adalah jadwalku mengunjungi Koh Phi Phi atau Phi Phi Island. Sambil menunggu, aku berkeliling di sekitar hostel. Cuaca hari itu cerah sekali.. sinar matahari yang hangat menyentuh kulit coklatku.. (^_^)

Bulan Februari di negara ini termasuk bulan high season dimana para wisatawan dari berbagai negara di penjuru dunia datang ke Thailand untuk berlibur, menikmati matahari yang bersinar sepanjang hari.. #kalo buat gue mah kaga ngaruh kalee.. kulit gue udah tanned kok.. hyyyaaa .. :p# 

Satu dua kendaraan melintas di jalan raya yang masih sepi, begitu pula dengan pejalan kaki. Hmm.. pemandangan pagi ini sungguh kontras sekali dengan pemandangan tadi malam. Semalam, jalan raya ini begitu sesak dengan laju kendaraan dan bibir jalan penuh dengan lautan pedagang serta pejalan kaki yang mayoritas adalah turis.

Suasana di pagi hari..

Dari tempatku berdiri, aku bisa melihat jelas bukit hijau yang menjulang tinggi di ujung jalan. Baru ngeh.. ternyata kota Patong ini diapit oleh perbukitan yaks.. cooll.. ^.^  Selesai jeprat-jepret aku kembali ke lobby hostel. Tak berapa lama, sebuah mobil mini van datang menjemputku.

Dari hostel tempatku menginap, van bergerak menjemput penumpang lain yang tinggal di hotel berbeda. Saat van menggelinding di jalan raya, barulah aku sadari ternyata hostel tempatku menginap sangat dekat dengan beberapa objek wisata. 

Yang pertama adalah Jungceylon Mall (hanya 10 menit jalan kaki dari hostel), lalu Bangla Road (letaknya persis di depan Juction Mall). Kemudian Pantai Patong yang hanya butuh jalan kaki tak kurang dari 10 menit juga! What a good coincidence.. huurayyy.. \(^_^)/