"Just because you can't see it, doesn't mean it isn't there" - Laut bukan tempat sampah!

11/11/16

The Beauty of Ijen Crater

previous story... Gulma vs Baluran National Park

After Baluran National Park, we went to Ijen Crater. I didn't know exactly the way that our driver chosen to go to Ijen Crater, because along the way, there was no 'spamming' things.

Roumors said, if we go to Ijen Crater by ourself, using private car, people there will stop you and force you to go out from your car and rent theirs (some kind of jeep), which is very expensive per car. They will not allow you to use your own car to get into Ijen Crater. Hm... lucky us I think ;)

Honey

When we drove on the street to Ijen Crater, I saw an interesting view, boxes among the trees. Why there were so many boxes there? And when I saw bottles in a table next to the street, I asked our diver, what was that? he said it was bottle of honey.. "
"Ow.. can I buy that?"
"Yes, of course, they sell it."

(left) Real honey. (Right) These boxes are bee hives

And then we stopped. I walked through a man who looked busy checking boxes. When he saw us, he smiled and approached us.
"How much is this honey?"
"120K each."
"How about 100K? I'll buy 2."
He said ok.. I smiled happy ^^

Bee... can you find d queen? The clue is, she has no strip in her body ;)
The queen was imported from Australia. It cost IDR 1,2 million /each.

8/27/16

Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan RI

Sejak tanggal 2 – 30 Agustus 2016, Galeri Nasional Indonesia menggelar pameran lukisan koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia. 

Hmm.. sebenarnya aga telat yah aku nulis artikel ini karena pamerannya tutup 3 hari lagi.. :p
Tapi gapaap lah yaw.. itung-itung ikut meramaikan dunia pergalerian di Indonesia * tsaahh ;))

Nah, mumpung masih ada waktu hingga selasa, yuks..rame-rame datang ke Galeri Nasional Indonesia yang lokasinya tepat di depan Stasiun Gambir (Jl. Medan Merdeka Timur 14). Ga bakalan nyeselll.. karena koleksi lukisan Istana Kepresidenan RI keren beudd.. ^_^

--

Menjelang tengah hari aku, Mendi, dan Sarri tiba di Gedung Galeri Nasional Indonesia. Panasnya cuaca siang itu tidak menyurutkan niat kami untuk mengunjungi pameran lukisan koleksi Istana Kepresidenan RI ini.

Selain penasaran seperti apa lukisan-lukisan yang konon katanya adalah lukisan-lukisan langka yang belum pernah/dilarang dikeluarkan dari lingkungan istana (dilarang dipertontonkan untuk umum-red), udah lama juga aku ga ketemu sama cewek2 ini, obat kangen jadinyah..hihi.. ;))

Gedung Galeri Nasional Indonesia - Jakarta

8/4/16

Gulma Vs Baluran National Park

Previous story.. Pantai Bama & Hutan Mangrove di Taman Nasional Baluran

The car moved slowly crossing rocky road. Sometimes it stopped by for fulfill our passion to the beauty of  savana in Baluran National Park.

Yeup.. for me, Baluran National Park is more than gorgeous, exotic, and pleasant to see.. It is just like when you see something that you like so much and you can't find any word to say about it.. ^^

Savana Bekol

These are some photos that we took on the way from Bama Beach to Savana Bekol..^^

Dry.. ^^

Baluran National Park

8/3/16

Pantai Bama & Hutan Mangrove di Taman Nasional Baluran

cerita sebelumnya ... Misteri Lain di Taman Nasional Baluran

Pagi itu Pantai Bama terlihat sepi, hanya ada kami dan satu keluarga yang asyik bermain di atas pasir kecoklatan.

Beberapa ekor monyet berkeliaran di sekitar pantai, di atas bangku kayu, di pohon, dan beberapa di antaranya mencari-cari sisa makanan di atas tumpukan sampah.

Monyet adalah hewan yang paling banyak ditemui di Pantai Bama. Kebanyakan cukup jinak (dalam arti, mereka tidak berusaha menjambret tas maupun barang bawaan kami-red).

Matahari belum sepenuhnya bersinar saat aku dan Ika memutuskan untuk mencari sebuah Pohon Mangrove tua yang konon katanya telah berusia sekitar seratus tahun dan masih hidup hingga saat ini. Tak hanya itu, pohon mangrove tersebut juga didaulat sebagai pohon mangrove terbesar di Asia, wow!

Pantai Bama jelang mentari bersinar