Sebelumnya maap ya kalo tulisan ini amat sangat kelamaan terbitnya. Baru nongol mood-nya sekarang sih hihihi...;))
Sutralah.. baca aja ya, mudah-mudahan bisa bantu kamu-kamu yang mo jalan-jalan ke Malaysia.. :D
cekidottt...
Day 3, (Melaka - Kuala Lumpur)
Hari masih pagi, aku dan Irma meninggalkan apartemen, setelah sebelumnya mengadakan 'ritual perpisahan' dengan host kami, Faith. Bertiga kami duduk melingkar di atas lantai kamar yang dingin. Dari dalam plastik kresek berwarna putih, kukeluarkan sebuah kantung tempat underwear hasil jahitan ibu yang kubawa dari Jakarta. Irma mengeluarkan sebuah dompet koin yang terbuat dari manik-manik hitam dari dalam ransel.
Kedua benda tersebut kami letakkan di atas lantai tepat di depan Faith yang duduk bersila. Dari pandangan matanya, aku tahu Faith menyukai kedua benda tadi. Tapi ia menolak untuk menerima keduanya. Lewat satu helaan nafas dan sunggingan senyum di sudut bibirnya, wanita keturunan Afrika itu akhirnya menyerah karena kami bersikeras. Tangan kecilnya bergerak memilih kantung underwear hasil jahitan ibuku, sebagai tanda mata dari kami.
FYI: Sepertinya ada aturan tak tertulis yang berlaku kalo kita nge-host di kediaman salah satu anggota Couch Surfing (CS), yakni 'wajib' membawa sebuah tanda mata dari negara kita/asal kita untuk diberikan pada host tersebut.
Di sebuah halte bus yang letaknya cukup jauh dari apartemen tempat kami menginap, kami menunggu bus yang akan membawa kami ke terminal bus Melaka Sentral. Pagi itu jalan raya tampak lengang. Hari itu (senin, 16 Mei 2011-red) merupakan Hari Guru yang berarti hari libur nasional di Malaysia.
![]() |
| Narsis di halte.. :p |

